Inilah Sistem Informasi Kepegawaian di tahun 2020.

Sistem Informasi Kepegawaian di Pemerintahan Indonesia, sekarang dan akan datang (2020)

A. Latar Belakang

Perlunya sebuah sistem untuk pengelolaan data yang mendukung automasi, cepat, fleksibel, dan akurat untuk mendukung pelaksanaan pemerintahan yang akuntabel, transparan, serta bertanggung jawab.

B. Isi dan analisa
B1. Implementasi SI : Bahasan ini akan difokuskan kepada Sistem Informasi Kepegawaian
B2. Bentuk Sistem  : Sistem Informasi, Web Based dengan database Online
B3. Analisa Sistem :
Sistem dibuat dengan database online, agar dapat diakses oleh banyak user secara bersamaan tanpa mengenal batas jarak dan waktu. Diolah menggunakan web based, agar dapat diakses semua gadget lintas platform. Disediakan juga aplikasi khusus agar dapat menangani input yang lebih spesifik. (misalnya data absensi menggunakan sidik jari / retina).

Dalam sistem ini tidak diperlukan operator khusus untuk data master, karena setiap pegawai adalah usernya. Mereka bertanggung jawab atas datanya masing2. Namun tetap dibutuhkan operator pelayanan dan verifikator data, yang bertugas melakukan verifikasi fisik terhadap data yang diinput. Tentu saja jumlahnya tidak banyak, karena pekerjaannya relatif mudah, semi periodik, dan insidentil. Verifikator akan bekerja sesuai SOP yang disusun berdasarkan peraturan perundang-undangan. Misalnya data pendidikan, harus dibuktikan dengan ijazah yang sah. Data keahlian dibuktikan dengan sertifikat dari lembaga resmi, dst.

Fitur :
1. Pelayanan terhadap seluruh kegiatan pegawai (penerimaan, mutasi, cuti, ijin-tugas belajar, promosi, pensiun, dll)
2. Pengelolaan data pegawai (profil)
3. Pengelolaan data history pendidikan, karir
4. Monitoring  dan evaluasi kerja pegawai
5. Pengelolaan data prestasi dan Wanprestasi untuk Reward dan Punishment, data promosi, dan data terkait.
6. Analisa data dan potensi pegawai
7. Analisa data pensiun, dan data kebutuhan cpns sesuai jumlah dan bidang keilmuan
8. Sistem dapat dimanfaatkan sebagai media informasi / pengumuman sederhana untuk seluruh user.
9. Report dan Evaluasi.

B4. Manfaat :
Bagi user :
1. sebagai profil dan curiculum vitae,
2. Media History dan pengarsipan digital surat2 terkait.
3. Sebagai pusat informasi

Bagi Manajemen :
1. Sebagai sistem pelayanan pegawai
2. Sebagai pusat informasi sumber daya manusia
3. Analisa potensi dan evaluasi
4. sebagai bahan pengambilan keputusan manajemen.

rfid

C. Peranan TI di masa akan datang (2020)
Prinsipnya adalah : Cepat, automasi, modern, Sync dengan E-KTP, dan paperless.

1. Sistem mensupport data dari E-KTP. dengan 1 ID tersebut dapat digunakan user untuk pelayanan urusan kepegawaian dan keuangan (Gaji dan Tunjangan) yang sync ke Bank yang ditunjuk.

2. Tersedia ID Digital berupa RFID (Radio-Frequency IDentification). Sebuah Chip yang ditanam dalam tubuh. Diluar pro-kontra mengenai penggunaannya yang tentu saja hal ini akan diatur oleh perundangan terkait (misalnya hanya mengaktifkan RFID pada jam kantor), namun RFID mampu mencatat absensi datang dan pulang secara otomatis ketika pegawai telah melewati gerbang pintu tertentu, tanpa perlu melakukan absen sidik jari atau retina mata. RFID juga mampu mencatat keberadaan pegawai selama bekerja. Jika terjadi penyimpangan lokasi, sistem akan mencatat posisi koordinatnya (GPS)

3. Sesuai dengan analisa job desc dari kepegawaian, sistem akan memberikan target dan rencana kepada setiap user.  Nantinya Pekerjaan pegawai akan banyak dikerjakan dilingkungan sistem induk yang terintegrasi terhadap sistem kepegawaian ini. Jika diperlukan, RFID juga dapat mencatat (tracking) aktivitas apa saja yang dilakukan oleh user dengan meng-capture video yang direcord oleh RFID. Hal terakhir tentu saja akan lebih kontroversial terkait privasi dan aspek biologis.

4. Fitur tambahan, RFID juga dapat mencatat data kesehatan fisik dan emosi pegawai. Setiap kondisi dari lingkungan, suhu tubuh, detak jantung, dan tanda2 perubahan emosi yang bisa ditangkap akan dicatat oleh RFID. Seseorang yang berniat melakukan kejahatan perubahan emosinya akan terdeteksi oleh Sistem, selanjutnya akan dilakukan monitoring intensif serta warning yang sesuai. Konstruktifnya, sistem akan mencatat data user yang berpotensi sakit, memberikan rekomendasi kepada manajemen agar user bisa beristirahat, dan menjaga agar semua pegawai dalam keadaan sehat, baik fisik maupun emosi (lahir dan bathin).

D. Kesimpulan
A. Sistem Kepegawaian diperlukan untuk
1. Pelayanan urusan kepegawaian
2. Sebagai pusat informasi dan analisa data pegawai
3. Sebagai media evaluasi dan bahan data pengambil keputusan

B. Dengan prinsip Manajemen : Cepat, Automasi, Sync dengan E-KTP, dan paperless.

C. Digunakan untuk mendukung pelaksanaan pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan bertanggung jawab.

E. Referensi
Silakan Search mengenai
– Sistem Informasi
– Manajemen kepegawaian
– RFID.

Mohon tambahan dan masukan🙂

ps :
1. Bahasan mengenai SI Kepegawaian hanya sebagai studi kasus saja.
2. Secara pribadi untuk bahasan peranan TI terhadap perkembangan SI pada tahun 2020, saya lebih tertarik mengulas mengenai Smart Office, dengan prinsip Internet of things,  End user oriented, dan easy develop. Nanti ditulis kalo ada kesempatan.

2 thoughts on “Inilah Sistem Informasi Kepegawaian di tahun 2020.

Apa Komentarmu?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s