ELearning Berbasis Social Media, Belajar pun Jadi Lebih Menyenangkan.

Bagi rekan-rekan yang saat ini masih aktif dalam dunia pendidikan/pelatihan, selain aktif belajar di kelas tentunya diperlukan juga diskusi lebih lanjut. Saat ini diskusi yang paling banyak terjadi adalah di facebook. Di facebook apa saja didiskusikan mulai dari yang penting sampai tidak penting. Esensinya adalah bahwa facebook menjadi sarana yang mudah, fun, dan menyenangkan. Hal ini harus dimanfaatkan sebagai sarana belajar. Sehingga kita tetap mendiskusikan mengenai keilmuan tapi dengan suasana yang menyenangkan.

Selain facebook masih banyak lagi media lain yang bisa dimanfaatkan dengan fitur yang berbeda. Ada forum online yang diskusinya lebih rapi, blog untuk mempublish jurnal secara luas dan multi user, cms elearning untuk kegiatan belajar mengajar, twitter, dan milis yang lebih konsen ke content. Masing-masing media mempunyai kelebihan tersendiri. Media yang mana yang paling baik?
Jawabannya adalah kombinasinya.

Sebelum mengulas bagaimana meng-kombinasikannya, berikut beberapa kelebihan dan kekurangan dari beberapa masing media :

  1. Facebook : Fun, mudah, terintegrasi dengan socmed pribadi, dan live notif. Saat ini facebook masih menjadi favorit kebanyakan orang -terlebih di Indonesia. Kekurangannya adalah diskusi pada group facebook tidak terstruktur, tidak mengenal konsep tree dan kategori, semua diskusi berada pada tingkat level yang sama.
  2. Blog : Bisa diakses oleh pembaca secara luas tanpa user password dan link pertemanan. Mendukung multi user, dan semua orang bisa menyumbang tulisan.
  3. Forum : Ditujukan khusus untuk diskusi. Diskusi dibuat berdasarkan kategori dan judul diskusi, sehingga lebih rapi dan fokus.
  4. Twitter : Digunakan untuk broadcast secara luas, fokus ke content, namun dibatasi 140 karakter.
  5. Milis : Untuk sarana diskusi yang lebih cepat, karena hanya fokus ke content dan karakter tidak dibatasi. Terlebih pengguna gadget yang mendukung pushmail, dapat membaca dan memberikan komentar layaknya membalas SMS. Milis yang terkenal adalah Group Yahoo. Kemudian teknik milis ini diadopsi juga oleh facebook, twiiter, dan blog.
  6. ELearning : Inilah media belajar sebenarnya, namun penggunaannya tidak terlalu luas karena orang2 masih lebih suka akses twitter dan facebook yang lebih socmed have fun. ELearning memfasilitasi kursus online, pembuatan kelas berdasar kategori, pendaftaran anggota kelas, upload dan download paper, diskusi, dan lain2.

Nah, jika sudah memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing media, saatnya untuk mengkombinasikannya, dengan langkah-langkah sebagai berikut :

  1. Buatlah sebuah group di facebook dengan nama komunitas anda. Misalnya CIO_UGM2012
  2. Buatlah sebuah akun twitter dengan nama yang sama. Bisa jadi ada beberapa rekan yang lebih suka akses twitter.
  3. Buatlah sebuah web / blog dengan nama yang ‘menjual’. misalnya : cio.co.id atau Egov.co.id. Blog ini nantinya untuk mempublish kesimpulan dari diskusi, paper, jurnal dan dapat diakses oleh umum. semua anggota komunitas anda dapat menjadi publishernya dan tentukan pula siapa editor dan adminnya.
  4. Buatlah sebuah media ELearning, Masing2 user dapat berinteraksi dan mengupload filenya secara mandiri dalam kelas yang telah ditentukan. Mata kuliah dan database file lebih rapi dan mudah diakses.
  5. Jika perlu buat sebuah forum online. yaitu jika ELearning belum menyediakan forum yang lebih spesifik atau jika ingin diskusi dapat dibaca oleh publik dan memberi manfaat kepada mereka yang memerlukan informasi serupa. Tentu saja orang-orang diluar komunitas diperkenankan bergabung dalam diskusi. Makin banyak member, makin luas studi kasus dan keilmuan.
  6. Sebisanya lima fitur diatas terintegrasi dengan facebook dan twitter, agar tetap terasa fun-nya. pastikan pula mendukung pushmail (aktivitas bisa dilakukan via email). Sehingga lebih mudah dan lebih cepat interaksinya. Jika diperlukan silakan buat group milis di yahoo.

Tips :

  • Jangan lupa manajemen sdm dan security, siapa saja yang jadi admin tiap2 media, content apa saja yang dipublish dan private.
  • Pastikan semua media dapat terintegrasi dengan mudah dan automatis. Misalnya 1 aktivitas di blog, linknya akan muncul ke fb, twitter, dan milis secara bersamaan.
  • Pertimbangkan menggunakan domain dan hosting yang berbayar untuk mendapatkan jaminan akses, fitur yang lebih luas dan kesan yang lebih profesional (terlebih untuk domain).
  • Gunakan CMS agar lebih mudah. misalnya WordPress untuk blog, phpBB untuk forum, dan moddle untuk ELearning.
  • Manfaatkan fasilitas filesharing seperti 4shared, dropbox, untuk menampung file2 agar hemat bandwidth dan quota disk.

Demikian. Ada masukan atau tambahan?

One thought on “ELearning Berbasis Social Media, Belajar pun Jadi Lebih Menyenangkan.

Apa Komentarmu?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s